Postingan

My Week of Corona Viruse Disease

Hari Senin minggu lalu sudah ada rapat Eselon untuk surat pemberitahuan dan konsep siswa belajar mandiri di rumah selama 14 hari. Guru-gurunya mulai gelisah kenapa mereka masih tetep masuk, pengen tak pites ngeselin . Temen-temen PNS di kota lain udah ada yang share WFH. Beberapa temen disini mulai pada berisik pengen WFH juga. Ini juga sama ngeselinnya . Awal minggu lalu masih ngomong ke mbak Evi, " mbak kok aku kayak biasa aja ya masih sama Corona, ya paling tetep jaga imun dengan minum vitamin C dan cuci tangan kalo mau makan " dan dijawabnya, " sama aku juga ". Di kantor mulai ada beberapa orang yang melapor ke Dinas Kesehatan karena baru pulang dari perjalanan dinas daerah zona merah, dan mengambil sikap dengan isolasi mandiri di rumah. Absen fingerprint  mulai diganti absen manual. Pulpen masing-masing. Apel pagi ditiadakan. Akhir minggu mulai kehidupan sosial mediaku berkutat di berita yang sama. Belum lagi berhadapan berita-berita bers...

Harm Posts (hahaha) pt.3

Baru tau kan? Kerja itu emang gini. Diem aja dulu, kamu jangan cari masalah. Masi baru. Udahlah kerja itu yang penting kita aman. Kalau nanti aku udah punya junior di tempat ini, tidak akan keluar dari perkataanku saran kepada mereka untuk diam  atau cari aman atas apa yang menurut akal dan hati nurani mereka tidak benar . Hampir satu tahun di tempat kerja, pertanyaan yang paling sering muncul di kepala adalah orang dewasa kok gini amat yak?  Awalnya ngerasa dilingkupi oleh hal-hal positif. Banyak orang dewasa yang masa pengabdiannya   kerjanya udah 10 tahun keatas. Pengalaman banyak, sejarah tempat itu menguasai, teknik birokrasi paham secara esensialnya, pola bekerja adalah panutan, dan yang paling dihusnuzanin adalah bisa mengayomi, menyemangati, mengajarkan, menjadi tempat diskusi, dan mempositifkan junior mereka. Tapi makin kesini makin serem! Makin diperlihatkan hal-hal yang sebenernya menurut akal pikiran (nggak usah sampe ke hati nurani lah) s...

Penjelasan tentang "Harm Posts (hahaha)"

Sebelum postingan ini, sudah ada dua berturut-turut postingan yang berjudul Harm Posts (hahaha) . Bingung sih mau dikasi judul apa, maaf aja kalo agak cringe gitu:( Jadi si Harm Posts (hahaha) ini isinya tentang kejadian, kegundahan, kejengkelan yang terjadi di tempat kerja which is pemerintahan. Kenapa harm  soalnya tulisannya emang merusak. Sebenernya lebih ke perspektif dan pendapat aku dalam menghadapi kejadian-kejadian di tempat kerja. Sengaja sih aku mau bikin event refleksi pekerjaan melalui tulisan di blog ini. Supaya nanti kalo aku lagi dalam kondisi down atau negatif, aku bisa menarik diri kembali dan mengingat how I've done before. Jadi ntar kalo kalian merasa tulisan didalamnya mengandung sedikit provokasi, tolong jangan dilaporin apalagi sampe di screenshot dan dikirim ke facebook, karena bapak/ibu di tempat aku pasti laju banget kalo udah facebook:( Sekian.

Harm Posts (hahaha) pt.2

Bukan pertama kalinya aku kerja dalam tim, setelah bekerja ini. Kuliah empat tahun, tiga setengahnya aku berkutat dengan team work, satu tahun jadi orang pertama disamping pemimpin. Bukannya ngerasa paling bisa sih, tapi setidaknya kan sudah ada pengalaman berada di sebelah pemimpin itu bagaimana. Dan akhirnya di tempat kerja diberi kesempatan yang sama. Kalo waktu kuliah, aku sama pemimpinku ini nyaris selalu satu suara. Aku nyaris nggak punya ketidak sukaan berlebih yang harus aku simpan apalagi sampai mengganggu dalam bekerja di dalamnya. Aku selalu punya kesempatan untuk menyampaikan apa saja yang mengganjal dan tidak bersesuaian antara aku dengan dia. Yang penting, ketika keluar itu sudah harus satu suara, meskipun sebelum itu harus baku hantam dulu. Tapi nggak sih, nggak pernah sampai segitunya juga. It might happen when we're in the same age. Terus di tempat kerja ini, pemimpinnya udah seumuran orang tua di rumah.Tapi engga, makin kesini aku mulai tidak terbebani de...

Harm Posts (hahaha)

Start to write my mind about work life. Kira kira kalo aku sambat sambat di blog tentang kerjaan dan dibaca orang, akan termasuk bentuk provokasi ngga ya? Soalnya melanggar nilai-nilai ASN tuh. Semoga atasan ngga ngepoin aku sampe sini.  *** Kemarin aku ikut menghadiri rapat Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Btw sebenernya Perda tentang ini sudah ada di tahun 2010 atau 2014 (lupa dan filenya di kantor, ngga bisa ngecek) dan Perda itu ditarik dan diperbarui. Jadi kenapa Perda itu harus diperbarui? Ya pasti udah pada tau, karena jika isinya sudah tidak relevan dengan kondisi atau perubahan saat ini dan ada keadaan yang belum diatur di Perda sebelumnya. Sama seperti sistem penyelenggaraan pendidikan ini. Sebelum rapat dengan sekda, opd rapat internal yang dihadiri eselon 3 dan 4. Tapi pada saat itu kebetulan seluruh eselon 3 sedang ada kegiatan, jadi rapat hanya dihadiri beberapa eselon 4 dengan kadis dan sekretaris. Allah itu emang ngasih aku kesempatan untuk meli...

Kesalahpahaman Khalayak

Now playing :  Someday by Kim Jaehwan Lagu ini sedih banget, mau nangis denger suaranya Jaehwan:( This song brings back all memories. Memori yang mana ya? :p *** Hidup 23 tahun ini baru sadar ternyata aku manusia yang rentan memunculkan kesalahpahaman orang lain. Udah nggak bisa dipungkiri lagi. Apalagi setelah kerja dan banyak ketemu orang baru dengan first impression mereka ketika kenal aku. Akhirnya aku mengumpulkan testimoni dari banyak orang, kemudian aku menilik ke belakang, dan aku sudah simpulkan. " Putri itu coba suruh senyum senyum sedikit " HAHAHAHA dengan segenap hati, saya benar benar minta maaf ya bapak/ibu di kantor yang sangat baik hati. tapi settingan saya emang udah begini. Sebenernya dari duluuuu jaman kuliah sudah dibilangin jutek sama adik-adik tingkat. Tapi aku emang se tidak peduli itu. Karena aku emang sebenarnya tidak sejutek itu, percayalah kawan... Tapi emang aku kalo sama adik tingkat suka aja makin aku jutek jutekin. Jad...

Latsar dan Refleksi

Waktu di awal pengumuman latsar beserta pembagian angkatan, aku udah underestimate performa diriku sendiri. Karena aku harus terpisah angkatan dari mbak-mbak. Kayak langsung mikir, ntar aku disana sama siapa? Event baru tidak pernah membuatku excited dengan " wah bakal kenal banyak temen-temen baru ", itu bukan aku. Memulai berkenalan dengan orang adalah hal yang tidak terlalu aku sukai. Bertahan di lingkaran besar juga bukan kesukaanku. Ingatan sewaktu event maba akhirnya terputar kembali, waktu Gerigi dan LKMM Pra TD yang tidak memberikan kesan apa-apa buatku karena aku hanya tenggelam dengan kerumunan. Ya aku lebih hidup dan confidence dalam lingkaran kecil. Ya aku juga bukan yang ansos ansos banget sih, waktu kuliah tahun ketiga sampai terakhir bisa kenal banyak orang. Tapi aku lupa kalo mau ingat dulu bisa kayak gitu gimana caranya.  Nggak tau deh, emang gitu aku anaknya . Bersosialisasi dengan memanjakan diri. Nggak suka ya nggak dilanjutin. Minggu pertama latsar,...

It's been a looooo000ng day

Tiba-tiba masuk lagi dalam zona "kayaknya ada yang perlu dirapikan lagi di hidup saya". Terlalu tidak menyempatkan diri untuk menulis blog. Salah satunya karena sedang malas membuka kenangan yang posisi tulisannya masih diatas-atas, jadi masih kelihatan kalo dibuka, SERIUS MALES. Tiba-tiba juga lagi sucks karena mempertanyakan kembali value dari kebiasaan-kebiasaan yang aku lakukan selama enam bulan terakhir ini. Dan masih tiba-tiba, akhirnya hari ini aku mute notification instagramku. Enam bulan dan kebiasaan baru yang sebelumnya nggak pernah aku punya itu soal manajemen perbalasan chat haha hancuuur abis. Mungkin karena kesibukan. Semenjak nota dinas terbit dan aku resmi berkantor di dinas dan mengerjakan tupoksi tambahan dalam jabatan yang berbeda, kerjaan juga otomatis bertambah. Kerja jam 08.00 sampai 13.00 (lebih sering lewat) yang kerjaannya padat, kemudian malam jam 19.00 sampai 22.00 yang mengajar. Waktu free dalam weekdays hanya ada dari jam 16.00 sampai 18.00....

Minggu 7/480

Gambar
We through our first month work! Ada beberapa hal yang aku notice di sebulan pertama kerja adalah "ada juga yang kepake dari kuliahan". Kerja nggak linear sama jurusan kuliah mengharuskanku untuk belajar semuanya dari dasar, karena emang nggak ada dapet waktu kuliah. Nggak nyesel milih pekerjaan ini sih, dinikmatin aja. Nggak nyesel juga pernah susah belajar fisika terus kerjanya nggak dipake. Entah kenapa ngerasa aku yang sekarang adalah aku karena aku kuliah fisika dan itu di kampusku itu. Eh gimana ya ngejelasinnya. Maksutnya, aku tuh terbentuk disana dan nggak nyesal dengan lingkungan yang membentukku saat itu. Gitu deh pokoknya. Coba ya aku ingat-ingat dulu apa yang masuk di kepalaku sebulanan ini. Dasar itu penting.  Tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) ku secara menyeluruh adalah mengajar dan bergerak di pendidikan (baca juga:  Minggu 1/480 ). Hal itu membuat aku harus mempelajari sistem pendidikan secara khusus dan menyeluruh. Selain itu aku juga harus a...

Breath after The End

Gambar
if you don't get it off your chest, you'll never be able to breath Ditulis saat harusnya telah menggenapkan 151 hari. Haha engga engga, hitungannya sudah harus dihentikan sampai hari ke 137. Aku baru sanggup sempat menuliskannya saat ini ketika dirasa sudah stabil. Jadi tulisan ini bukan berbentuk tulisan galau, tidak juga tulisan maki maki orang. Selama proses rekonstruksi diri (haha gaya bats) aku banyak membaca, curhat juga sih. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah dengan sangat baik mendengarkan curhatan dan marah marahku. Membacanya tentang bagaimana cara menghadapi kondisi seperti ini supaya segera pulih karena saat itu aku ingin segera kembali ke suasana diri yang normal dan membaca tentang bagaimana cara memandang sebuah hubungan yang seharusnya. Anehnya lagi, entah kenapa semesta mendukung diriku untuk segera move dari keadaan itu, mulai dari pembicaraan di kantor, timeline twitter, sampai home pinterest. Dan aku menemukan quote di atas salah satunya di ho...